“Metodologi neomodernisme tafsir Fazlur Rahman bisa dikatakan sebagai eksemplar tafsir al-Qur’an yang tetap sesuai dengan kebutuhan masyarakat kontemporer. Karena itu, metodologinya terus dikembangkan dan diapresiasi oleh gerenasi setelahnya, utamanya oleh Abdullah Saeed dengan tafsir kontekstualnya. Spirit tafsir ini kemudian menjalar ke buku yang ada di depan sidang pembaca ini. Selamat m…
“Tidak ada agama yang namanya menunjukkan visinya, kecuai Islam. Dan tidak ada nama Allah yang paling banyak disebut, kecuali al-Rahman dan al-Rahim, yang berarti kasih sayang. Buku cendekiawan muda Islam ini mengurai kedua makna tersebut dengan cara yang bersahaja, tetapi substansial.” K.H. Husein Muhammad * “Dan Aku tidak mengutusmu (Wahai, Muhammad) selain sebagai rahmat bagi alam seme…
Bagaimanakah cara yang ‘objektif’ untuk membaca dan memaknai teks dan tradisi keagamaan? Haruskah modernitas dinilai oleh tradisi atau sebaliknya, tradisi yang diukur oleh modernitas? Demikian salah satu ajakan menggelitik yang dilontarkan oleh penulis buku ini—seorang pemikir serius yang membangun karier intelektualnya di Yogyakarta dan salah seorang aktivis yang terlibat intens dengan d…